Bagaimana Islam Mengajarkan Cinta
Assalamu'alaikum Wr Wb
Bagaimana Islam Mengajarkan Cinta
Cinta di dalam Islam sebenarnya tiada urusan dengan romantisme pacaran. Orang yang benar-benar beriman takut untuk berhubungan langsung, melalui telepon atau bergurau yang penuh lemah lembut. Karena biasanya sering hubungan percakapan lebih ke arah yang tidak terduga dan bisa menggoda keimanan dengan rasa rindu walaupun dengan suara gurauan.
Sehingga akhirnya membuat rasa cinta, asmara muncul, kecuali bagi mereka yang benar-benar tiada masalah hati. itupun bisa menjadi satu bentuk hubungan awal jika tidak dicegah atau di jaga rambu rambunya dalam hubungan komunikasi tersebut.
Semakin sering berhubungan menjadikan semakin rapat perhubungan dan akhirnya tanpa mengimbangkan akal dan lebih mementingkan perasaan dan nafsu akhirnya menjerumuskan dari pemahaman "cinta" yang sebenarnya.
Karena atas dasar apa? rasa rindu yang amat sangat. sedangkan hakikat rindu yang sebenarnya hanyalah satu, yaitu merindukan Alloh. Orang yang beriman sebaiknya dapat menahan rasa rindu apabila cinta benar-benar berdasar iman.
Bahkan cinta dalam Islam lebih ke rasa hormat dan malu, itulah cinta hakiki yang tidak boleh diperjualbelikan. Bahkan malu untuk mengatakan kalimat yang tidak patut diucapkan.
Cinta bukan seperti sebagian anak muda yang mana terlalu mudah jatuh cinta dengan hanya sekali pandang, dan juga dengan hanya kata kata manis.
Memang tak bisa dipungkiri, rasa cinta dapat menguasai jiwa, ada yang bisa berubah sikap menjadi lebih baik dengan rangsangan cinta. Tapi apakah bisa kekal rangsangan tersebut, jika rasa itu berpaling apakah masih dalam perubahan sikap yang baik?
Oleh sebab itu jika ingin memulai ikatan cinta maka sebaiknya didasari dengan iman.
dan mulai saat ini mari kita menjadi orang baik, karena semua orang menginginkan kebaikan, dimana jodoh yang baik adalah untuk orang yang baik, begitu pula sebaliknya.
Wassalamualaikum Wr Wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar