Kesibukan disudut Pasar Sayur Magetan
Dalam agama Islam yang mulia dan negara Indonesia yang menganut azas pancasila ini tidak melarang pekerjaan apapun yang dilakukan seseorang dalam mencari rejeki selama pekerjaan tersebut halal dan tidak mengganggu kenyamanan orang lain. Pekerjaan yang kita lakukan adalah semata-mata ibadah karena Alloh, asalkan pekerjaan yang kita tekuni tersebut adalah pekerjaan yang halal.
Sedikit cerita, tadi pagi setelah sholat subuh saya diminta mengantar ibu ke pasar
. Disitu banyak sekali orang yang dengan semangatnya mengais rupiah, Namun yang menjadi pusat perhatian saya adalah beberapa sekumpulan ibu-ibu yang mencari rejeki dengan menawarkan jasa gendhong barang, dengan uang Rp 2.000 atau Rp 3.000 mereka dapatkan setiap satu kali gendhong. Meski anggotanya cukup banyak namun mereka tetap terlihat akur, dan saling berbagi pekerjaan walau upah yang mereka dapat terhitung sedikit.
Dan disudut lain dari pasar ini saya melihat seorang tukang parkir yang dengan peluitnya mereka mengatur dan menata kendaraan yang terparkir di pinggir jalan sekitar pasar, dengan memperoleh uang Rp 500 untuk setiap sepeda motor hingga Rp 1.000 untuk setiap mobil, meski sedikit tapi tetap ditelateninya dari pagi hingga sore hari.
Dari beberapa pemandangan itu membuat saya berfikir bahwa setiap ada usaha maka pasti ada hasil, namun jika kita tidak mau berusaha tidak mungkin kita akan mendapatkan hasil. Bahkan dalam hal ini sudah diingatkan oleh Alloh dalam firmannya dalam Surat Ar-ra'd Ayat 11 Sebagai berikut
إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم
"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatukaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada padadiri mereka sendiri."Firman Alloh ini menunjukkan keadilan Allah dimana Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum kecuali dengan syarat. bahwa kita harus melalui jalan kebaikan untuk berubah menjadi lebih baik, dan jika yang kita lalui jalan kejelekan, maka kita akan berubah kearah yang jelek.
Dan Allah akan membalas apapun yang dilakukan oleh manusia. Jika berbuat kebaikan ia akan mendapatkan kebaikan, jika berbuat kejelekan maka ia akan mendapatkan kejelekan pula.
Kita terlalu sering lupa memaknai hidup ini. Merasa diri kita paling berkuasa dan mampu melakukan segala sesuatu dengan kemampuan yang dimilikinya.
Semoga kita selalu dapat berusaha untuk mencari rejeki yang halal dan barokah yang sesuai dengan syariat agama Amin.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar